SEKILAS TENTANG QURBAN
A. Pengertian
Qurban
1. Menurut bahasa
Diambil dari bahasa Arab
yang mempunyai arti dekat
2. Menurut Istilah
Yaitu menyembelih
binatang, seperti sapi atau kambing pada hari raya Idul Adha dan hari-hari
tasyriq sebagai bentuk taqorrub atau mendekatkan diri kepada Allah Swt.
B. Dalil
Disyari’atkannya Qurban
1. Qs.
Al-Kautsar:1-3.
إِنَّآ أَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
2. Qs. Al-Hajj:36.
وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهَا صَوَافَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْقَانِعَ وَالْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَاهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagian dari syi'ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur
C. Keutamaan dan
Hikmah Berqurban
1. Mendekatkan diri
kepada Allah Swt. Qs. Al-An’am:162-163.
Artinya:
Katakanlah (Muhammad): ”Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim).” (Q.S. al-An‘am [6]:162–163)
Katakanlah (Muhammad): ”Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim).” (Q.S. al-An‘am [6]:162–163)
2. Menghidupkan dan
mengenang sunnah Nabi Ibrohim. Qs. Ash-Shaffat:107.
3. Menebar kasih
sayang diantara fakir miskin. Qs. Al-Hajj:36.
4. Amalan utama
yang dicintai Allah di hari raya Idul Adha.
Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda,
“Tidak ada suatu amalanpun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya qurban
yang lebih dicintai Allah Swt selain dari pada menyembelih hewan qurban.
Sesungguhnya hewan qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta
tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah
qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka
beruntunglah kalian semua dengan pahala qurban itu.” (HR Tirmidzi).

No hay comentarios.:
Publicar un comentario